P3 casing HP
Rancangan produk merupakan prasyarat untuk produksi, bersama dengan prakiraan volume produksi. Hasil keputusan rancangan prodilk diserahkan ke operasi sebagai spesifikasi produk. Spesifikasi mi menunjukkan ciri produk yang diinginkan dan memperbolehkan produksi untuk membuatnya. Untuk itu peranan penelitian dan pengembangan memegang peranan yang sangat penting untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Penelitian dan pengembangan produk memungkinkan perusahaan selalu menjadi yang pertama dalam memperkenalkan produk barn, yang pertama melakukan proses produksi barn, dan dapat memimpin dalam bidang usahanya, sehingga mempunyal peluang besar untuk menembangkan usahanya.
Produk yang akan dirancang dalam tugas ini adalah produk berjenis plastic yaitu casing HP yang bermotif kebudayaan. Produk ini bertujuan agar nantinya produk casing ini dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih memuaskan. Alasan dari peemilihan produk ini karena saat ini HP banyak digunakan oleh setipa orang baik dari kalangan anak-anak, remaja dan dewasa. Setiap orang pasti ingin memiliki casing HP yang unik dan menarik. Apalagi memiliki makna seperti kebudayaan tradisional daerah. Sehingga peluang pasarnya sangat besar.
Sejarah Operasional riset
Sebelum Perang Dunia II
Para ilmuwan dan insinyur selalu terlibat dalam kegiatan militer sepanjang catatan sejarah.salah satu contoh adalah kota Syracuse meminta Archimedes untuk mengupayakan alat penghancur kepungan armada laut Romawi (tahun 212 SM ).Konsep riset operasi yang berhubunngan dengan kemiliteran kemudian berkembnag di kedua sisi samudra Atlantik selama perang dunia I. Di Inggris dalam tahun 1914-1915, FW Lancheter mencoba merumuskan operasi militer secara kuantitaf. Selama periode tersebut, ketika Lancheter merintis riset operasi militer di Inggris Raya, Thomas Alva Edison di Amerika Serikat sedang mempelajari proses perang anti kapal selam. Ia merancang suatu permainan perang yang digunakan untuk mensimulasi persoalan pergerakan yang berhubungan dengan lautan. Dia juga menganalisis taktik “zig-zig” dari kapal-kapal dagang dalam menghindari kapal selam.
Di bidang pengawasan persediaan,model-model ekonomi dalam berbagai ukuran.G.D.Bobcock telah mengembangkan sebuah model ekonomis yang dinyatakan dalam bentuk persamaan pangkat tiga, model dan ukuran persediaan ekonomis yang pertama kali dipublikasikan di susun oleh Ford W.Haris pada tahun 1915. pada tahun 1917, A.K.Erlang, seorang ahli matematika Denmark menerbitkan karyanya “Pemecahan bberapa persoalan dalam teori probabilitas atas pentingnya pola pemanggilan telepon secara otomatis”. Tulisan ini berisi formula waktu menunggu yang telah ia kembangkan berdasarkan prinsip-prinsip statistic. Formula ini sekarang dikenal sebagai dasar yang penting bagi teori lalu lintas telepon.
Walter Shewhart merupakan tokoh pertama yang memulai penggunaan statistic inferensi di tahun 1924, yang memperkenalkan konsep bagan pengawasan kualitas. Penggunaan statistic inferensi dan teori probabilitas di topang oleh karya-karya H.F Dodge dan H.G Romig, rekan Shewhart di laboratorium Bell Telephone. Mereka mengembangkan teknik pemeriksaan sampling dalam hubungannya dengan pengawasan kualitas, dan mempublikasikan statistic table sampling yang mskipun pada mulanya lambat deterima sekarang digunakan secara luas.
Perang Dunia II
Dalam tahun 1939, Penelitian Operasional di Inggris sudah mulai muncul. Perkembangan dan penerapannya berlangsung begitu cepat dalam bidang-bidang penting, mulai dari proyek system radar peringatan dini, proyek meriam anti pesawat,perumusan strategi perang kapal selam, strategi pertahanan sipil, perumusan ukuran iringan kendaraan dan strategi pengeboman terhadap Jerman.
Profesor P.M.S Blackett merupakan pemimpin kelompok di Inggris yang paling awal memperkenalkan Riset Operasi terdiri dari 3 psikolog, 2 matematikawan, satu astrofisikawan, seorang perwira angkatan darat, seorang peneliti dan seorang fisikawan umum. Selain itu dua orang Amerika yang merintis pengembangan Riset Operasi adalah James B Conant sebagai ketua komite Riset Pertahanan Nasional dan Vannever Bush, ketua persenjataan AS.
Sesudah Perang Dunia II
Setelah perang dunia ke dua, kegiatan penelitian operasional masih di kembangkan. Angkatan darat meneruskan pengembangan Riset Operasi melalui instansi khusus, Operations Research Office di Chevy, Maryland dengan Ellis A.Jhonson sebagai direktur.Angkatan laut membentuk Operations Evaluation Group di bawah pimpinan Profesor Morse dari MIT. Angkatan udara meneruskan pemanfaatan kelompok analisis operasi sebagai bagian dari komando di bawah visi analisis operasi. Selain itu,angkatan udara mendirikan proyek RAND, di bawah pengelolaan RAND corporation, untuk mempelajari strategi perang jangka panjang.
Setelah perang dunia II, Riset Operasi Sipil di Amerika Serikat menampakkan kemajuan nyata, para ilmuwan dan manajer mulai mempelajari cara mencapai komunikasi dua arah. Ada dua perkembangan selama peride tersebut yang pantas mendapat catatan khusus. Tahun 1947, George B. Dantzig mengembangkan pemecahan simpleks untuk persoalanprogram linear yang sebelumnya dirintis oleh Leontief. Tahun 1958, rinrisan sebagian besar dasar-dasar konsep jaringan kerja, dikerjakan oleh kantor proyek khusus Angkatan Laut dengan bantuan Booz,Allen dan Hamilto
Pengertian Operasional Riset
Terdapat beberapa pengertian operasional atau riset operasi menurut para ahli , diantaranya adalah
- Morsedan Kimball, Riset Operasi adalah suatu metode ilmiah yang memungklinkan para manajer mengambil keputusan mengenai kegiatan yang di tangani secara kuantitatif.
- Churchman, Arkoff dan Arneff, Riset operasi merupakan aplikasi metode-metode, teknik-teknik dan peralatan ilmiah dalam mengahadapi masalah-masalah yang timbul dalam operasi perusahaan-perusahaan dengan tujuan menemukan pemecahan yang optimal.
- Miller dan M.K. Star, Riset Operasi adalah peralatan manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan, matematika, dan logika dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi sehari-hari sehingga dapat dipecahkan secara optimal.
- The Operations Research Society of Great Britain, Penelitian operasional merupakan penerapan metode ilmiah bagi permasalahan yang kompleks yang muncul dalam penmgelolaan sistem-sistem yang besar terdiri dari manusia, mesin,bahan, dan uang dalam industri, bisnis, pemerintahan dan pertahanan.pendekatannya adalah dengan mengembangkan model-model ilmiah dari sistem yang mencakup pengukuran atas faktor-faktor antara lain peluang dan resiko untuk memprediksikan dan membandingkan hasil-hasil dari berbagai alternatif dari keputusan, strategi, dan kontrol.Tujuannya adalah membantu manajemen untuk menentukan kebijakan dan tindakannya secara ilmiah.
- The Operations Research Society of America (ORSA), Penelitian operasional berkaitan dengan penenyuan secara ilmiah bagaimana merancang dan mengoperasikan sistem manusia-mesin yang terbaik, yang biasanya dalam kondisi yang membutuhkan pengalokasian sumber daya yang terbatas.
